SCORE.CO.ID – BRI Liga 1 pada pekan ke-25 dimana PSM Makassar akan menjamu Bali United pada Minggu, ( 18/4/2024) mendatang. 

Kemarin, PSM libur 4 hari menjelang laga krusial ini. Tentu harusnya sudah dimanfaatkan oleh staff dan pemain. 

“Mereka diminta untuk memanfaatkan liburnya ini untuk pulihkan mental dan pikiran. Kemudian, yang cedera bisa fokus untuk pemulihan, dan seharusnya sudah dimanfaatkan ya, ” ujar Media Officer PSM, pada Kamis (15/2/2024).

“Nantinya kita memasuki fase jadwal yang padat. 

“Pada tanggal 24,28, dan kalau tidak salah tanggal 4 kita sudah mulai aktif lagi, jadi kita akan berusaha semaksima mungkin,” tutup keterangan tersebut. 

Memanfaatkan libur 4 hari kemarin, Pelatih PSM Makassar, yakni Bernardo Tavarres langsung tancap gas dimana anak asuhnya mampu bangkit di sisa musim kali ini.

“Selangkah demi selangkah. Kita harus tetap rendah hati. Kita baru kumpulkan 32 poin. Kalau tidak bisa lebih mungkin saja degradasi untuk kita. Jadi selangkah demi selangkah kerja,” ujar Bernardo Tavarres, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.

Ia juga mengungkapkan targetnya, “Kita harus bekerja keras di latihan agar kebugaran kita bisa meningkat”.

“Termasuk juga kualitas operan, baik panjang dan pendek. Termasuk juga body shape saat duel perebutan bola,” ujar Bernardo Tavarres.

” Intinya begini, target kami ingin menang. Kami akan perbaiki kekurangan dalam tim di jeda kompetisi saat ini,” pungkasnya lagi.

“Pastinya dong, ketika tim kami lebih komplit akan lebih bagus untuk kita. Kami bisa menyusun pemain dari inti atau masuk ke dalam bangku cadangan, ” tambahnya lagi. 

Dengan catatan mereka harus menyapu bersih 10 laga sisa dengan kemenangan. 

Saat ini, Bernardo Tavares hanya memfokuskan diri pada setiap pertandingan guna meraih hasil terbaik.

Baca Juga  Ernando Ari Tak Kuat Menahan Tangis Setelah Dinyatakan Cedera

“Meskipun kita telah mengumpulkan 32 poin, kita harus menyadari bahwa degradasi masih mungkin terjadi jika kita tidak dapat berbuat lebih. Jadi, kita perlu terus bekerja keras langkah demi langkah,” tutup pelatih berusia 43 tahun itu.