SCORE.CO.ID – Kiper timnas Ernando Ari mengalami hal yang kurang enak saat membawa klubnya Persebaya Surabaya melawan Persis Solo yang berlangsung di Gelora Bung Tomo, Rabu (13/12/23) malam WIB. 

Ernando Ari saat itu jadi kiper utama yang bermain selama 75 menit, tetapi setelah klubnya berhasil menahan imbang Persis Solo.

Nando sapaan akrabnya, harus mendapat perawatan dan bahkan sampai harus ditandu ke luar lapangan karena masalah di kakinya.

Saat itu ia tak bisa menahan tangis karena kakinya yang bermasalah, apalagi menjelang Piala Asia di bulan Januari 2024, Nando sangat takut dirinya tak dapat dimainkan.

Cedera yang Cukup Serius

Ernando Ari dikabarkan mengalami cedera engkel di kakinya, ini membuatnya tak bisa berdiri tegak, apalagi menepis bola saat dilapangan.

“Ernando engkelnya sakit ya mas, ia tidak bisa lanjutkan pertandingan,” ujar Uston Nawawi pelatih Persebaya usai pertandingan Persebaya Surabaya vs Persis Solo, Rabu (13/12/2023) malam WIB.

“Kita langsung ganti dengan Andhika, Dia tadi juga cukup bagus,” tambahnya.

Ernando sempat dibantu oleh rekan setimnya saat keluar lapangan, juga sempat dibawa menggunakan tandu.

Saat para pemain Persebaya kembali ke bus, Ernando Ari terlihat berjalan tertatih menahan kesakitan.

Tak Dapat Dimainkan

Karena cedera yang cukup serius dialami oleh Ernando Ari maka dipastikan ia tak dapat dimainkan di laga berikutnya.

Entah sampai kapan cedera ini bisa sembuh mengingat timnas Indonesia akan menggelar TC pada 20 Desember 2023 ini.

Tahun depan, Piala Asia ditanggal 12 Januari 2024 juga segera dimulai, Ernando masih dipresentasi 40-50 untuk bisa tampil sebagai penjaga gawang utama.

Cedera Ernando Gagal Membawa Kemenangan

Persebaya alami rekor yang tak baik di Liga 1 pasalnya klub asal Surabaya ini telah alami puasa selama 8 laga.

Baca Juga  Pemain Klub Kalteng Putra Tidak Digaji Sampai Demo Besar-Besaran

Kemenangan terakhir mereka kala melawan Arema Malang pada 23 September 2023 dengan skor 3-1.

Ditambah cedera Ernando Ari yang membuat Persebaya semakin jatuh, pelatih menyebut bahwa memang saat ini timnya kurang beruntung.

“Faktor keberuntungan sebenarnya. Sepak bola itu tidak bisa dipisahkan dari itu, Kita sudah berusaha keras, pemain, semuanya, kita belum diberi keberuntungan.

“Ya mudah-mudahan kedepan terbuka jalannya, Dan kita harus bekerja keras untuk mewujudkannya,” tutupnya.