SCORE.CO.ID – Peringatan untuk Ruben Amorim jika memang berniat pindah ke Liverpool, eks gelandang Liverpool Joao Carlos Teixeira memberikan dukungan namun juga memperingatkan bahwa adaptasi di Liga Inggris akan sangat sulit bagi bos Sporting Lisbon tersebut.

Meskipun Amorim telah menunjukkan kinerja impresif bersama Sporting Lisbon dengan membawa klub tersebut meraih empat gelar juara sejak tahun 2020, tantangan adaptasi di level kompetisi yang berbeda menjadi hal yang patut dipertimbangkan.

Liverpool, salah satu klub top di Premier League, kini tengah mencari pengganti yang cocok bagi Jurgen Klopp.

Ruben Amorim Sudah Layak Pindah ke Liverpool

Rumor tentang potensi kepindahan Ruben Amorim ke Liverpool mendapatkan tanggapan dari mantan gelandang Liverpool asal Portugal, Joao Carlos Teixeira.

Menurutnya, Amorim sudah membuktikan dirinya layak untuk pindah ke Liverpool setelah menunjukkan kualitasnya selama berada di Lisbon.

Teixeira membandingkan potensi Amorim dengan jejak sukses pelatih Portugal lainnya di Liga Inggris, seperti Jose Mourinho.

Dengan prestasi Sporting Lisbon yang mengesankan, termasuk hasil bagus di Liga Champions dan Liga Europa, Amorim dianggap sudah pantas menghadapi tantangan baru di Liverpool.

Amorim Diberi Bisikan Agar Bisa Adaptasi di Liga Inggris

Joao Carlos Teixeira menegaskan bahwa bekerja di klub Inggris merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan karena tingkat profesionalisme yang tinggi dalam sepak bola Inggris.

Dia menyatakan bahwa adaptasi di negara tersebut relatif mudah karena segalanya terorganisir dengan baik dan dipersiapkan dengan matang.

Namun demikian, Teixeira juga memberikan peringatan kepada Ruben Amorim bahwa ada kemungkinan dia akan menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan budaya sepak bola Inggris.

Pelajaran dari Guardiola untuk Amorim

Joao Carlos Teixeira menekankan bahwa Liga Inggris adalah lingkungan yang sulit untuk diadaptasi oleh seorang pelatih.

Baca Juga  Power of Emak-Emak Menimpa Manager Chelsea Mauricio Pochettino

Ia menyatakan bahwa adaptasi tidak hanya melibatkan aspek sepak bola, tetapi juga kehidupan sehari-hari, pelatihan, dan jadwal yang berbeda.

Bahkan pelatih sekelas Pep Guardiola pun harus menghadapi tantangan saat pertama kali tiba di Premier League, di mana dia harus beradaptasi dengan kecepatan permainan yang berbeda dan menghadapi serangan balik yang intens.

Teixeira memberikan peringatan kepada Ruben Amorim bahwa dia perlu siap menghadapi kenyataan baru yang sangat berbeda dari pengalaman sebelumnya, baik di Portugal maupun di negara lain.