Score – Nama Pedro Acosta semakin mencuri perhatian setelah dirinya berhasil mendapatkan podium perdananya dalam seri GP Portugal.

Podium didapatkan pembalap berjuluk El Tiburon itu usai finis di posisi ketiga dalam balapan yang digelar di Sirkuit Algarve tersebut.

Tak ayal, hasil tersebut membuat Acosta menjadi pendatang baru yang menjanjikan untuk mengerek performa timnya GASGAS Tech3.

Seperti sebuah investasi, pembalap yang baru berusia 19 tahun itu diyakini akan menjelma menjadi aset berharga bagi Red Bull KTM.

Sepak terjang Acosta dalam dua balapan pertama MotoGP 2024 mengundang perhatian Herve Poncharal untuk mengungkapkan pandangannya.

Sebagai bos juara dunia Moto2 2023 itu di tim GASGAS Tech3, Poncharal menilai hasil apik yang didapatkan ini bukanlah kebetulan.

Menurut pria asal Prancis itu, Acosta memainkan peran yang besar untuk membawa timnya menuai hasil solid di awal musim ini.

Pandangan Poncharal tersebut sekaligus menjadi pembeda dari kalangan penggemar yang menyebut peran motor lebih besar.

“Saya mengerti banyak penggemar dan media yang sangat tertarik pada aspek teknis,” tuturnya menambahkan.

Berbeda dari ajang balap mobil, peran rider dengan segenap kemampuan dan bakatnya sangat menentukan hasil akhir.

“Namun, yang masih bagus dalam olahraga kami dan saya pikir ini juga pembeda dengan balap mobil adalah kontribusi rider sangat penting,” ucap Poncharal.

Poncharal lantas membandingkan apa yang dilakukan Acosta dengan para pendahulunya seperti Valentino Rossi atau Marc Marquez.

Ya, kedua pembalap hebat tersebut telah membuktikan bahwa peran rider tidak bisa dipandang sebelah mata dalam dunia MotoGP.

Rossi sudah membuktikan hal tersebut saat pindah dari Honda yang memiliki motor yang nyaris sempurna saat itu ke Yamaha.

Baca Juga  RANS PIK Basketball datangkan kepala pelatih juara IBL

Kepindahan pada musim 2004 itu lantas dibayar tuntas oleh The Doctor dengan mengantarkan Yamaha meraih gelar juara dunia.

Hal yang sama juga dilakukan Marc Marquez di mana kepindahannya pada 2013 lalu langsung membuat namanya melejit dengan mendominasi kelas tertinggi.

“Tapi ingatlah apa yang dilakukan Valentino Rossi, dengan Yamaha yang selama bertahun-tahun tidak berhasil dengan para pembalapnya,” ucap Poncharal.

“Saya bersama Yamaha saat itu dan terkadang kami bahkan tidak mendapatkan poin.”

“Atau ketika Marc Marquez bersama Honda, apa yang dilakukan oleh rider Honda lainnya?”

“Jadi, peran pembalap itu penting dan ketika kami melihat Acosta datang, kami merasa anak ini istimewa, dia berbeda,” imbuhnya.