Score – Timnas U-17 Iran berhasil mengalahkan Brasil dengan skor 3-2 dalam laga Grup C yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (11/11/2023).

Dalam pertandingan ini, sebenarnya Brasil lebih diunggulkan karena mereka tampil sebagai juara bertahan.

Untuk itu, bukan hal yang aneh apabila timnas U-17 Iran sempat tertinggal pada babak pertama.

Brasil memimpin dengan 2-0 melalui aksi Rayan serta gol bunuh diri Abolfazl Zamani Ahmadabad.

Hasil tak memuaskan pada babak pertama itu tak membuat Timnas U-17 Iran ciut.

Justru mereka semakin percaya diri hingga akhirnya membalikkan keadaan pada babak kedua.

Tim berjulukan Melli itu mampu membuat pemain-pemain tim juara Piala Dunia U-17 4 kali tak berkutik.

Timnas U-17 Iran akhirnya sukses meraih kemenangan 3-2 atas Brasil.

Dengan kemenangan ini, para pemain Iran pun langsung melakukan selebrasi dan sujud syukur.

Para pemain saling berpelukan karena berhasil mengalahkan juara bertahan.

Namun, kemenangan itu tak membuat para pemain Timnas U-17 Iran langsung meninggalkan lapangan.

Momen unik justru terlihat di tengah lapangan setelah tim lawan meninggalkan lapangan.

Para pemain bersama staf pelatih Timnas U-17 Iran langsung berkumpul di tengah lapangan Jakarta International Stadium (JIS).

Di luar dugaan, para pemain dan staf ini pun langsung melakukan push-up sebanyak tiga kali.

Setelah itu para pemain baru meninggalkan lapangan setelah melakukan push-up.

Menanggapi situasi ini, sang pelatih Hossein Abdi mengatakan bahwa sebenarnya aksi push-up itu dilakukan dengan memiliki arti tersendiri.

Menurutnya push-up yang dilakukan para pemain ini bukan untuk hukuman.

Namun, hal ini sudah kebiasaan dan menjadi selebrasi para pemain.

Pasalnya, mereka telah melakukan pekerjaan dengan baik.

Baca Juga  Benesse akan rilis layanan AI bantu pelajar dalam proyek penelitian

“Saya punya satu alasan, saya menyuruh pemain melakukan push-up setelah mereka melakukan pekerjaan yang baik,” ujar Hossein Abdi saat ditemui awak media di mixed zone selepas laga, Sabtu (11/11/2023).

“Mereka sudah melakukan hal itu selama 1,5 tahun terakhir,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Hossein Abdi mengatakan bahwa dia memang memiliki cara sendiri untuk membuat Timnas U-17 Iran seperti sekarang.

Abdi mengaku bahwa dia memiliki kebiasaan yang unik dan salah satunya push-up tersebut.

“Bekerja dengan saya memang sangat sulit, tetapi menyenangkan. Sekarang semua pemain akan melakukan push-up di masa depan,” kata Abdi.

“Karena ketika Anda bekerja keras dan menikmati pertandingan, push-up menjadi bentuk representasi bahwa kami adalah satu tim,” ucapnya.

Tak hanya itu, sang pelatih pun mengungkapkan kunci keberhasilan Timnas U-17 Iran menaklukkan juara bertahan Brasil.

Menurutnya para pemain saat tertinggal tak ingin menyerah.

Para pemain justru lebih menikmati pertandingan dan akhirnya mampu melakukan comeback.

“Saat tertinggal dua gol, kami tetap bermain sebagai tim,” tutur Abdi.

“Kemudian setelah kami mencetak dua gol penyeimbang skor, kami hanya berusaha menikmati pertandingan dan bekerja keras.”

“Dalam situasi seperti ini, kami harus saling membantu dan menatap masa depan,” pungkasnya.