Thomas Mueller hanya bermain beberapa detik saat Bayern Munich melawan Celtic. Keputusan Vincent Kompany memicu kritik tajam dari berbagai pihak.
Thomas Mueller Hanya Bermain Beberapa Detik
Pertandingan antara Bayern Munich dan Celtic di Liga Champions berakhir dengan skor imbang 1-1.
Meskipun hasil tersebut cukup untuk memastikan Bayern lolos ke babak 16 besar dengan agregat 3-2, keputusan pelatih Vincent Kompany dalam laga ini mengundang perhatian.
Thomas Mueller yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon Bayern Munich hanya tampil dalam hitungan detik di penghujung pertandingan.
Saat laga hampir berakhir, ia dimasukkan untuk menggantikan Jamal Musiala. Sayangnya, sebelum sempat menyentuh bola, wasit telah meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Situasi ini memunculkan berbagai reaksi, terutama karena Mueller memiliki reputasi besar di klub.
Banyak yang menilai bahwa seorang pemain dengan pencapaian luar biasa seharusnya mendapat perlakuan yang lebih baik di lapangan.
Kritik Terhadap Vincent Kompany
Keputusan Vincent Kompany menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk legenda Bayern Munich dan Timnas Jerman, Lothar Matthaeus.
Banyak yang menganggap bahwa pelatih Bayern tidak menunjukkan rasa hormat kepada Thomas Mueller dengan memberikan waktu bermain yang sangat singkat.
Mueller telah berkontribusi besar bagi Bayern sejak debutnya pada 2008. Dengan lebih dari 700 pertandingan, 247 gol, serta 272 assist, ia telah menjadi bagian penting dalam sejarah klub.
Prestasinya pun tidak sedikit, termasuk dua kali meraih treble bersama Bayern pada 2013 dan 2020.
Melihat pencapaian tersebut, banyak pihak menilai bahwa pemain dengan status legenda seharusnya mendapatkan perlakuan lebih baik.
Jika hanya untuk menambah statistik penampilan di Liga Champions, keputusan memasukkan Mueller di detik-detik akhir pertandingan dianggap kurang tepat.
Masa Depan Thomas Mueller di Bayern Munich
Keputusan Kompany dalam laga ini memunculkan spekulasi mengenai masa depan Thomas Mueller di Bayern Munich.
Mengingat perannya yang mulai berkurang, muncul pertanyaan apakah ia masih akan terus bertahan di klub atau mempertimbangkan opsi lain.
Meskipun sudah tidak muda lagi, Mueller masih memiliki kemampuan dan pengalaman yang bisa memberikan dampak besar bagi tim.
Banyak yang berharap ia tetap mendapatkan kesempatan bermain yang layak dan tidak hanya dijadikan pemain pelapis di momen-momen tak signifikan.
Bayern Munich saat ini berada dalam masa transisi dengan kepemimpinan baru di bangku pelatih.
Situasi ini tentu akan berpengaruh terhadap banyak pemain, termasuk Mueller. Bagaimana kelanjutan kariernya di Bayern masih menjadi tanda tanya, tetapi yang jelas, kontribusinya bagi klub selama ini tidak bisa diabaikan.