Pemain PSG Yang Keluar 2024/2025
score.co.id – Musim panas 2024 menjadi momen transformasi besar bagi Paris Saint-Germain (PSG). Klub asal ibu kota Prancis ini resmi melepas sejumlah nama penting dari skuadnya, baik melalui kepindahan permanen maupun skema pinjaman. Perombakan skuad ini tidak hanya menyentuh pemain muda yang haus menit bermain, tetapi juga mengikutsertakan sosok legenda seperti Kylian Mbappé. Di bawah kendali Luis Enrique, PSG tampak serius dalam membangun tim yang lebih dinamis dan sesuai dengan visi taktis pelatih asal Spanyol tersebut. Artikel ini akan mengupas tuntas alasan di balik kepindahan sepuluh pemain PSG serta destinasi baru yang mereka pilih untuk melanjutkan karier.
Eksodus Pemain Bintang: PSG Kehilangan Sosok Kunci
Kylian Mbappé: Akhir Sebuah Era di Paris
Keputusan Kylian Mbappé meninggalkan PSG setelah tujuh tahun membela klub ini menjadi berita paling mengguncang di jagad sepakbola. Striker berusia 25 tahun itu resmi bergabung dengan Real Madrid pada awal Juli 2024. Meski PSG sempat berupaya memperpanjang kontraknya, ambisi Mbappé untuk meraih trofi Liga Champions dan menorehkan sejarah baru di Santiago Bernabéu akhirnya mengalahkan loyalitasnya pada Paris. Kepergiannya meninggalkan jejak 255 gol dan 14 gelar domestik, sekaligus menandai babak baru bagi PSG yang harus mencari figur pemimpin baru di lini depan.
Keylor Navas: Penjaga Gawang yang Mengakhiri Babak Bersama PSG
Keylor Navas, kiper yang menjadi andalan PSG selama lima musim, memutuskan hengkang setelah kontraknya tidak diperpanjang. Meski sempat menjadi pahlawan di ajang Liga Champions, posisinya tergeser oleh Gianluigi Donnarumma dalam dua tahun terakhir. Hingga kini, destinasi Navas masih menjadi misteri, meski kabar terakhir menyebutkan minat dari klub Arab Saudi dan MLS.
Pemain Mencari Menit Bermain: Pinjaman untuk Bangkit Kembali
Marco Asensio: Pinjaman ke Aston Villa
Marco Asensio memilih bergabung dengan Aston Villa dalam status pinjaman setelah hanya menjadi pilihan ketiga di sayap kanan PSG. Pelatih Unai Emery diyakini menjadi faktor utama keputusan Asensio, mengingat keduanya pernah bekerja sama di Villarreal. Di Villa Park, Asensio diharapkan bisa mengulang performa gemilangnya bersama Timnas Spanyol.
Randal Kolo Muani: Ujian Karier di Juventus
Setelah gagal memenuhi ekspektasi sebagai penyerang cadangan, Randal Kolo Muani memutuskan menerima tawaran pinjaman dari Juventus. Langkah ini dianggap tepat untuk mengasah insting golnya di Liga Italia, yang terkenal dengan pertahanan ketat. Juventus juga memasang opsi pembelian tetap senilai €40 juta jika Kolo Muani tampil impresif.
Hugo Ekitike: Peluang Emas di Bundesliga
Hugo Ekitike resmi hijrah ke Eintracht Frankfurt dengan status transfer permanen. Pemain berusia 22 tahun ini mengaku butuh lingkungan kompetitif untuk mengembangkan potensinya. Bundesliga dipilih karena gaya permainan serba cepat yang sesuai dengan keahliannya dalam membongkar pertahanan lawan.
Tidak Masuk Rencana Pelatih: Pemain yang Harus Mencari Nasib Baru
Milan Škriniar: Perjalanan ke Turki
Milan Škriniar menjadi korban perombakan di sektor pertahanan PSG. Bek asal Slovakia ini dipinjamkan ke Fenerbahçe setelah hanya menjadi pemain cadangan di bawah Luis Enrique. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat pengalaman Škriniar di level Eropa. Namun, Fenerbahçe mendapat tambahan amunisi untuk bersaing di Liga Turki dan Liga Conference Europa.
Danilo Pereira: Petualangan Baru di Arab Saudi
Danilo Pereira memutuskan mengakhiri empat tahun kariernya di PSG dengan bergabung ke Al Ittihad. Gaya permainan Luis Enrique yang mengandalkan bek tengah cepat dan lincah membuat Pereira kesulitan bersaing. Di Arab Saudi, ia akan bersatu kembali dengan mantan rekan setimnya, Karim Benzema.
Layvin Kurzawa: Akhir Kisah yang Panjang
Layvin Kurzawa resmi dilepas secara gratis ke Boavista setelah sembilan tahun membela PSG. Kurzawa, yang pernah menjadi bek kiri andalan era Laurent Blanc, kehilangan tempatnya setelah kedatangan Lucas Hernandez dan Nuno Mendes. Kepindahannya ke Liga Portugal menjadi babak akhir dari hubungan yang penuh pasang surut.
Perubahan Generasi: Pemain Muda yang Mencari Panggung
Xavi Simons: Kembali ke Jerman dengan Leipzig
Xavi Simons memilih pindah secara permanen ke RB Leipzig setelah masa pinjamannya di PSV Eindhoven berakhir. PSG mendapatkan €25 juta dari transfer ini, sementara Simons mendapatkan garansi menjadi starter di klub yang dikenal sebagai batu loncatan menuju klub besar Eropa.
Cher Ndour: Eksperimen di Serie A
Cher Ndour, gelandang muda asal Italia, dijual ke Fiorentina dengan harga €12 juta. Padahal, PSG baru merekrutnya setahun sebelumnya dari SL Benfica. Kurangnya kepercayaan dari Luis Enrique memaksa Ndour mencari kesempatan di liga tanah kelahirannya.
Dampak dan Strategi PSG Pasca-Eksodus
Kepindahan sepuluh pemain ini menunjukkan komitmen PSG dalam mengurangi beban gaji dan meremajakan skuad. Luis Enrique jelas ingin membangun tim dengan karakter pressing tinggi dan mobilitas ekstra, sehingga pemain berprofil fisik seperti Danilo Pereira dan Škriniar dinilai kurang cocok.
Di sisi lain, PSG juga berhasil mengumpulkan dana segar sekitar €150 juta dari penjualan pemain, yang akan dialokasikan untuk merekrut bintang muda seperti Leny Yoro (LOSC Lille) dan João Neves (SL Benfica). Kebijakan sell-to-buy ini menjadi bukti bahwa PSG mulai beralih dari pola transfer galácticos ke pendekatan yang lebih berkelanjutan.
Penutup
Eksodus pemain PSG di musim panas 2024 bukan sekadar perpindahan biasa, tetapi cerminan dari revolusi taktis dan filosofis yang digagas Luis Enrique. Meski kehilangan sosok seperti Mbappé, klub ini tampak optimis dengan proyek jangka panjangnya. Bagi para pemain yang hengkang, langkah mereka menjadi ujian nyata untuk membuktikan bahwa keputusan ini adalah awal dari babak baru yang gemilang.
Bagi PSG, inilah momen untuk membangun dinasti baru—tanpa bergantung pada satu nama besar.