Pelatih Timnas Maroko Saat Ini: Profil, Strategi, dan Prestasi

Strategi dan prestasi pelatih yang membawa Maroko ke level elite.

Pelatih Timnas Maroko Saat Ini: Profil, Strategi, dan Prestasi
Pelatih Timnas Maroko Saat Ini: Profil, Strategi, dan Prestasi

Pelatih Timnas Maroko Saat Ini

score.co.id – Sepakbola Maroko kini jadi perbincangan hangat di panggung dunia, dan ada satu nama yang berdiri tegak di balik kejutan demi kejutan yang ditorehkan tim ini. Walid Regragui, sosok yang mengambil alih kendali Timnas Maroko sejak Agustus 2022, telah mengubah wajah permainan Atlas Lions dengan cara yang sulit dilupain. Dari langkah berani di Piala Dunia 2022 sampai mimpi besar di Piala Afrika 2025, pelatih ini membuktikan dirinya lebih dari sekadar taktisi biasa. Siapa dia, apa rahasia di balik keberhasilannya, dan trofi apa saja yang sudah direngkuh? Mari kita kupas kisahnya dengan gaya yang segar dan penuh greget.

Profil Walid Regragui: Dari Lapangan ke Pinggir Lapangan

Walid Regragui bukan orang baru di dunia bola Maroko. Lahir di Corbeil-Essonnes, Prancis, pada 23 September 1975, dengan akar Maroko yang kuat, ia dulu dikenal sebagai bek kanan yang tak kenal lelet. Kariernya sebagai pemain membawanya berkelana ke klub-klub seperti Toulouse, AC Ajaccio, dan Racing Santander, tempat ia unjuk gigi dengan pertahanan kokoh dan tenaga yang nggak habis-habis. Di tim nasional, ia tampil 44 kali dan pernah ngerasain panasnya final Piala Afrika 2004, meski akhirnya cuma jadi penutup manis yang getir karena kalah dari Tunisia.

Pasca gantung sepatu di 2009, Regragui nggak bisa jauh dari lapangan. Ia nyemplung ke dunia kepelatihan mulai 2012 sebagai asisten tim nasional, lalu naik pangkat jadi juru taktik utama di Fath Union Sport (FUS) pada 2014, langsung bawa pulang Piala Takhta Maroko. Petualangannya berlanjut ke Al-Duhail di Qatar pada 2020—cuma sekejap—sebelum akhirnya bikin gebrakan bareng Wydad AC pada 2021 dengan gelar liga dan CAF Champions League. Agustus 2022 jadi titik balik saat Federasi Sepakbola Maroko nunjuk dia gantikan Vahid Halilhodžić, dengan kontrak sampe Juni 2025. Dari bek yang ngotot sampai pelatih yang bikin orang takjub, perjalanan Regragui penuh cerita.

Baca Juga  Yakob Sayuri Tak Berkecil Hati Setelah Tidak Dipanggil di Timnas
Strategi dan prestasi pelatih yang membawa Maroko ke level elite.
Strategi dan prestasi pelatih yang membawa Maroko ke level elite.

Strategi Regragui: Taktik Cerdas di Balik Kesuksesan

Pendekatan Taktis yang Efisien

Regragui nggak tergila-gila sama statistik cakep kayak penguasaan bola atau peluang bikin gol. Dia lebih suka lihat timnya menang daripada cuma bikin penonton tepuk tangan. Dengan formasi andalannya 4-4-2, ia bikin Maroko jadi tim yang susah dilupain: pertahanan rapet banget, tapi pas nyerang, cepet dan bikin lawan keder. Piala Dunia 2022 jadi saksi bisu, cuma kebobolan satu gol dari permainan terbuka—itu pun gol bunuh diri—sambil ngehajar Spanyol sama Portugal sampai mereka pulang kampung.

Investasi pada Pemain Muda

Nggak cuma mikirin sekarang, Regragui juga punya mata jauh ke depan. Menyambut Piala Afrika 2025 di kandang sendiri, dia bilang bakal kasih panggung buat pemain muda biar masa depan tim makin cerah. Nama-nama kayak Bilal El Khannouss sama Sofiane Boufal jadi bukti dia serius bangun generasi baru, sambil tetep kejar prestasi di turnamen yang udah di depan mata. Langkah ini bikin orang yakin, Maroko nggak bakal cuma numpang lelet di peta bola dunia.

Manajemen Tim yang Hangat

Di luar urusan taktik, Regragui punya cara spesial buat nyatuin tim. Ilias Chair, salah satu gelandang andalannya, bilang dia kayak “bapak atau abang” buat para pemain. Cara ini bikin beda banget, apalagi pas dia baru ambil alih tim beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2022. Dengan pendekatan yang bikin hati adem, tim yang awalnya diraguin orang malah tampil ganas dan penuh percaya diri di Qatar.

Prestasi Regragui: Mengukir Sejarah di Klub dan Negara

Kejayaan di Level Klub

Sebelum jadi bos besar Timnas Maroko, Regragui udah bikin orang melongo di level klub. Bareng Wydad AC, dia langsung bawa pulang gelar Botola 2021-2022 di musim pertamanya. Nggak cuma itu, Mei 2022 jadi momen emas pas ia antar Wydad kalahin Al Ahly di final CAF Champions League. Trofi ini nggak cuma bikin bangga, tapi juga bikin dia jadi pelatih Maroko kedua yang pegang tahta klub Afrika.

Baca Juga  Tenang Dulu! Ini Perhitungan Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Semifinal Piala Dunia 2022: Tonggak Bersejarah

Tapi yang bikin dunia geleng-geleng ya perjalanan Regragui di Piala Dunia 2022. Bawa Maroko ke semifinal, dia jadi pelatih Afrika pertama yang nyampe empat besar. Kalahin Spanyol lewat adu penalti yang bikin jantungan, trus ngasih Portugal tiket pulang dengan skor 1-0, semua jadi bukti dia bukan kaleng-kaleng. Meski akhirnya dikandangin Prancis di semifinal, langkah Maroko udah bikin orang takjub dan bikin Afrika bangga.

Penghargaan Individu

Kerja kerasnya nggak sia-sia. Regragui pernah bawa pulang Mars d’Or Coach of the Year di 2015 pas masih di FUS, trus masuk tiga besar IFFHS World’s Best Club Coach sama National Coach di 2022. Tahun 2023, dia diganjar Best International Arab Coach sama Africa d’Or Coach of the Season. Penghargaan ini kayak stempel bahwa dia emang salah satu yang terbaik di jagat bola saat ini.

“Kami nggak di sini buat bikin orang takjub sama statistik. Kami main pinter, dan itu cara Afrika bisa unjuk gigi di dunia.” – Walid Regragui

Dampak dan Proyeksi: Membawa Maroko ke Puncak Baru

Mengubah Paradigma Sepakbola Afrika

Kehebatan Regragui di Piala Dunia 2022 bukan cuma soal menang atau kalah, tapi pesan gede bahwa tim Afrika bisa ngelawan tim top dunia tanpa kehilangan jati diri. Gaya mainnya yang lebih ke bertahan emang bikin orang Eropa nyinyir, tapi justru itu yang bikin Maroko beda dan menang. Dia udah bikin pelatih sama tim lain di Afrika berani mimpi lebih gede.

Ambisi di Piala Afrika 2025

Jadi tuan rumah Piala Afrika 2025, Maroko punya misi gede bareng Regragui: angkat trofi di depan fans sendiri. Kualifikasi masih jalan—termasuk duel sengit lawan Republik Afrika Tengah di Oktober 2024—dan dia lagi sibuk nyatuin pemain senior sama darah muda biar timnya kuat. Kalau misi ini berhasil, ini bisa jadi puncak cerita dia bareng Maroko sekaligus bikin tim ini jadi raja baru di Afrika.

Baca Juga  Prediksi Patrick Kluivert: Mulai dari Formasi dan Peluang untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Warisan Jangka Panjang

Regragui nggak cuma kejar trofi, tapi juga bangun pondasi buat masa depan. Dia kasih perhatian gede ke talenta muda dan bikin timnya solid banget, jadi jaminan bahwa Maroko bakal tetep kinclong meski dia nanti pergi. Kontraknya sampe Juni 2025, dan masih ada peluang buat bawa tim ini ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Kalau dia tetep gini, namanya bisa nyanyi bareng legenda bola dunia.

Penutupan: Sosok yang Mengubah Wajah Sepakbola Maroko

Walid Regragui lebih dari cuma pelatih; dia orang yang bikin sepakbola Maroko hidup lagi dan bikin orang takjub. Dari masa lalunya sebagai bek yang ulet, cara mainnya yang cerdas tapi nggak ribet, sampe deretan prestasi yang bikin orang salut, dia udah kasih warna baru buat Atlas Lions. Semifinal Piala Dunia 2022 cuma pembuka, dan dengan Piala Afrika 2025 udah nunggu di depan, dia siap bikin cerita yang lebih seru lagi.

Mau ikutin langkah Maroko bareng Regragui? Cek terus kabar terbaru di score.co.id!