Daftar Klub Indonesia dengan Trofi Terbanyak
score.co.id – Sepakbola Indonesia menyimpan sejarah panjang dengan rivalitas sengit dan koleksi trofi yang menjadi kebanggaan fans. Dari era Perserikatan hingga Liga 1 modern, klub-klub besar saling berebut gelar untuk menancapkan dominasi. Siapa saja tim dengan koleksi piala terbanyak? Simak ulasan eksklusif berikut!
Persija Jakarta: Raja Sepakbola Indonesia dengan 11 Gelar Liga
Dengan 11 gelar liga, Persija Jakarta masih memegang status sebagai klub tersukses sepanjang sejarah. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini mendominasi di era Perserikatan (1931-1994) dengan 7 trofi, lalu menambahkan 4 gelar Liga Indonesia (1994-2017) dan Liga 1. Rekor terbaru mereka adalah juara Liga 1 2018 setelah menahan tekanan Persib Bandung di partai puncak.
Kunci sukses Persija terletak pada basis suporter masif dan kemampuan merekrut bintang seperti Bambang Pamungkas di era 2000-an. Meski belum pernah menjuarai Piala Indonesia, statusnya sebagai “penggila gelar liga” sulit terbantahkan.
Persib Bandung & PSM Makassar: Pendekar dari Barat dan Timur
Persib Bandung dan PSM Makassar menempati posisi kedua dengan masing-masing 8 trofi. Keduanya memiliki karakter unik:
Persib Bandung: Maung Bandung yang Tak Pernah Padam
- Gelar pertama: Perserikatan 1937
- Trofi terkini: Liga 1 2023/24
- Fakta menarik: 5 dari 8 gelar Persib diraih dalam 10 tahun terakhir, menunjukkan konsistensi di era profesional.
Persib mengandalkan akademi berbakat seperti Febri Haryadi dan sistem manajemen modern pasca-2010. Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi benteng yang sulit ditembus lawan.
PSM Makassar: Jagoan Sulawesi dengan Mental Juara
- Keunikan: Satu-satunya klub di luar Jawa yang masuk 3 besar.
- Trofi andalan: 7 gelar liga (4 Perserikatan, 3 Liga Indonesia) + 1 Piala Indonesia 1994.
- Momen legendaris: Kemenangan dramatis atas Persebaya di final Liga 1 2022/23 dengan skor 3-2.
PSM dikenal dengan identitas permainan cepat dan pemanfaatan pemain lokal seperti Wiljan Pluim yang naturalisasi.
Persis Solo & Persebaya Surabaya: Legenda yang Masih Berjaya
Dua klub ini membuktikan bahwa tradisi juara tak lekang oleh waktu:
Persis Solo: Ahli Waris Kejayaan Perserikatan
- 7 gelar liga terkonsentrasi di era 1930-1948.
- Kebangkitan: Kembali ke puncak dengan promosi ke Liga 1 2022 setelah 74 tahun puasa gelar.
- Strategi: Merekrut pemain internasional seperti Wander Luiz untuk bersaing di era modern.
Persebaya Surabaya: Bajul Ijo Penakluk Piala
- Total 7 trofi (6 liga + 1 Community Shield 1990).
- Julukan: “Klub Paling Dicintai” berdasarkan survey ESPN Indonesia 2023.
- Rekor unik: Juara Liga Indonesia Premier Division 2004 tanpa terkalahkan selama 28 pertandingan.
Sriwijaya FC & Persipura Jayapura: Jawara dari Daerah
Kedua klub ini membuktikan bahwa kesuksesan tak terbatas pada pulau Jawa:
Sriwijaya FC: Raja Piala Indonesia
- 3 gelar Piala Indonesia (2007, 2008, 2010) + 2 trofi liga.
- Masa keemasan: 2007-2012 di bawah asuhan Rahmad Darmawan.
- Tragedi: Terdegradasi ke Liga 2 pada 2023 karena masalah finansial.
Persipura Jayapura: Mutiara Hitam dari Timur
- 5 trofi (4 liga + 1 Community Shield).
- Keunikan: Mengandalkan pemain asli Papua seperti Boaz Solossa.
- Kendala: Kerap mengalami kesulitan logistik untuk laga tandang.
Bali United & Arema FC: Generasi Baru Penantang Dominasi
Era modern melahirkan klub-klub dengan manajemen profesional:
Bali United: Trendsetter Bisnis Sepakbola
- 2 gelar Liga 1 (2019, 2021/22)
- Inovasi: Pertama menggunakan sistem season ticket dan aplikasi mobile khusus suporter.
- Strategi pemasaran: Memanfaatkan popularitas Bali sebagai destinasi wisata.
Arema FC: Singo Edan yang Tak Pernah Mati
- 4 trofi (2 liga + 2 piala)
- Basis suporter: Aremania disebut sebagai ultras paling disiplin oleh AFC pada 2022.
- Tragedi: Insiden Kanjuruhan 2022 menjadi titik balik reformasi manajemen klub.
Klub-Klub Legendaris yang Telah Tiada
Beberapa nama besar kini hanya tinggal kenangan:
Pelita Jaya (Kini Madura United)
- 4 trofi era Galatama
- Kontroversi: 7 kali ganti nama dan basis kota sejak 1997.
Niac Mitra (Kini Mitra Kukar)
- 3 gelar Galatama 1980-an
- Fakta: Tim pertama dari Surabaya yang dominan di kompetisi semi-profesional.
Arseto Solo
- 2 trofi (1 liga + 1 piala)
- Warisan: Pelatih legendaris Indra Thohir memulai karier di sini.
Kontroversi & Fakta Mengejutkan di Balik Trofi
- Dualisme Kompetisi 2011-2013: Persipura Jayapura juara ISL, sementara Sriwijaya FC menang IPL.
- Misteri Trofi PSMS Medan: Klub asal Sumatra Utara ini mengklaim 6 gelar, tapi PSSI hanya mengakui 5.
- Kasus Semen Padang: Juara Community Shield 2013 harus terdegradasi di musim yang sama.
- Bhayangkara FC: Satu-satunya klub kepolisian yang pernah juara Liga 1 (2017).
Prediksi Perburuan Gelar 2025-2030
- Persib Bandung: Dengan dana APBD Rp325 miliar/tahun, target 3 gelar beruntun.
- Bali United: Kemitraan dengan investor Qatar berpotensi membawa pemain bintang Eropa.
- Persebaya Surabaya: Fokus pada akademi usia dini di 25 kabupaten Jawa Timur.
- Dark Horse: PSIS Semarang dengan strategi moneyball ala Billy Beane.
Penutup
Dari Persija yang legendaris hingga Bali United yang modern, persaingan trofi di sepakbola Indonesia terus menghadirkan drama. Meski tantangan seperti manajemen amburadul dan dualisme kompetisi masih ada, gairah para suporter tetap menjadi bahan bakar utama. Siapa yang akan mengguncang daftar juara berikutnya? Nantikan laporan eksklusif selanjutnya di score.co.id!
Ingin tahu update klasemen dan analisis liga terkini? Pantau terus score.co.id – sumber berita sepakbola terpercaya sejak 2005.