SCORE.CO.ID – Beckham Putra disanksi soal selebrasi nyeleneh yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI.
Dalam surat keputusan dengan No. 128/L1/SK/KD-PSSI/II/2025 Komdis PSSI memberikan sanksi kepada winger Andalan Persib Bandung gegara selebrasi tirisnya.
Selebrasi tersebut Beckham lakukan disaat dirinya berhasil memberikan assist kepada David Da Silva pada kontra Persija Jakarta tanggal 16 Februari di Stadion Patriot Bekasi.
Beckham menilai Komdis PSSI melakukan selebrasi berlebihan dan provokatif.
Bukan main-main, Komdis PSSI memberikan sanksi Beckham dengan larangan 3 kali bermain serta denda sebesar Rp. 75 juta.
Dengan sanksi ini, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak langsung pasang badan. Ia merasa kecewa dengan sanksi yang diterima Beckham Putra Nugraha.
Dia juga menyanyangkan kabar hukuman ini diberikan secara tiba-tiba.
Sang pemain dihukum Komite Disiplin PSSI dinilai melakukan selebrasi yang provokatif dalam partai melawan Persija di pekan ke-23.
Pesta gol ‘ice cold’ dinilai memancing emosi pendukung lawan. Bojan geram karena pengumuman sanksi tersebut baru didapat sehari sebelum pertandingan.
Padahal selama persiapan satu pekan jelang laga, ia memproyeksikan Beckham sebagai penghuni starter di laga ini.
“Ini sesuatu yang mengecewakan saya, karena dalam lima hari, saya berlatih bersama Beckham, lima hari kami melakukan segala persiapan dengan Beckham, dan semalam sebelum laga Komite Disiplin PSSI mengirim kabar bahwa Beckham terkena larangan bermain,” ujar Bojan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung dilansir dari laman bolasport, Minggu (23/2/2025).
“Ini sulit dipercaya. Pada tahun lalu, saya pernah berkata, ini bukan bermain playstation, tidak bisa menarik satu pemain lalu menggantinya dengan pemain lain,” lanjut pelatih asal Kroasia tersebut.
Bojan kecewa karena surat pengumuman sanksi Komdis diberikan secara tiba-tiba. Ini menurutnya merupakan bentuk tidak profesionalnya Komdis dalam memberi hukuman.
Apalagi menurutnya apa yang dilakukan Beckham pada laga tersebut bukan aksi provokatif.
“Kami berlatih sepanjang pekan dan pada satu malam sebelum pertandingan mereka mengirimkan surat ini, ini sangat buruk dan tidak profesional. Ini seolah menunjukkan mereka tidak mengerti dengan apa yang terjadi,” jelas dia.
“Ini adalah liga profesional dan mereka tidak bisa melakukan ini. Apakah itu memprovokasi? Mereka tidak tahu dengan apa yang mereka lakukan,” lanjut Bojan.
“Tahun lalu, mereka melakukan hal yang sama kepada Nick dan Alberto. Saya mengeluhkan ini dan setelah itu mereka memanggil saya. Mereka berkata ‘oke ini kesalahan kami, kami tidak akan melakukan ini lagi’ tapi tadi mereka melakukannya lagi,” tutur Bojan.
Selebrasi serupa sebenarnya banyak dilakukan oleh pemain-pemain di luar negeri. Bahkan perayaan ice cold menjadi selebrasi khas pemain Chelsea, Cole Palmer. Karena itu, Bojan heran kenapa aksi Beckham malah berbuntut sanksi.
“Saya tidak tahu kenapa dia disanksi, apa yang dia lakukan? Hanya (gestur) dingin tapi disanksi tiga pertandingan. Saya rasa jika di sepakbola Eropa, ada banyak pemain yang jika mencetak gol melakukan ini (selebrasi ice cold),” katanya.
“Tapi sekarang di sini, itu memberi sanksi. Jadi untuk ini, mereka harus memberi penjelasan, jangan tanya pada saya karena saya tidak tahu kenapa,” tambahnya.
Bila semua sudah terjadi, Bojan hanya meminta PT. LIB membantu Persib untuk meringankan hukuman anak asuhnya. Sekarang tinggal menunggu bagaimana komentar sang pemain!